Malang — Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bersama Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) melaksanakan kegiatan pembinaan kepada Komunitas Pecinta Alam (KPA) serta Komunitas Konservasi Alam (KKA), sebagai upaya memperkuat kaderisasi generasi muda dalam menjaga keberlanjutan konservasi.
Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan di Balai Besar TNBTS, Jalan Raden Intan No. 6, Kota Malang. Puluhan perwakilan KPA dan KKA dari berbagai daerah di Jawa Timur hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan secara aktif.
Para peserta yang hadir merupakan kader-kader muda dari beragam wilayah, mulai dari Banyuwangi, Jember, Malang Raya, Pasuruan, Probolinggo, hingga Magetan. Kehadiran peserta lintas daerah ini menunjukkan besarnya antusiasme generasi muda terhadap isu konservasi alam.
Dalam kegiatan tersebut, TNBTS dan KSDAE memberikan pembinaan terkait peran strategis komunitas dalam upaya pelestarian kawasan konservasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pentingnya kaderisasi berkelanjutan agar gerakan konservasi tetap hidup dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Perwakilan TNBTS menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi kunci dalam menjaga ekosistem kawasan konservasi. Oleh karena itu, pembinaan terhadap komunitas pecinta alam dan konservasi menjadi langkah penting untuk membangun pemahaman, tanggung jawab, serta komitmen jangka panjang dalam menjaga alam.
Selain penguatan materi konservasi, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pengelola kawasan dan komunitas, guna menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan kegiatan konservasi di lapangan.
Melalui pembinaan ini, diharapkan KPA dan KKA mampu menjadi mitra strategis dalam upaya pelestarian alam, sekaligus melahirkan kader-kader muda yang memiliki integritas, kepedulian, dan kapasitas dalam menjaga kelestarian sumber daya alam dan ekosistem.
0Komentar