Gpd0GpW7Tpd5GUC5GpGoGfG9Ti==

Headline:

Sampah Menumpuk di Sungai Metro Pakisaji Picu Longsor 30 Meter, Kaliku Dorong Sinergi Jaga Lingkungan

Sampah Menumpuk di Sungai Metro Pakisaji Picu Longsor 30 Meter, Kaliku Dorong Sinergi Jaga Lingkungan
       Penumpukan sampah di Sungai Metro,                              Pakisaji, Malang,

Malang — Minimnya kesadaran masyarakat dalam mengelola dan membuang sampah pada tempatnya berdampak serius terhadap kondisi lingkungan di kawasan jembatan penghubung Desa Jatisari dan Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Penumpukan sampah di aliran Sungai Metro menyebabkan kawasan tersebut terlihat kumuh serta mengganggu alur sungai.

Pantauan di lapangan menunjukkan, sampah rumah tangga tersangkut di bagian kaki jembatan. Kondisi ini menghambat laju aliran air dan mempercepat proses penggerusan di sekitar pondasi jembatan. Akibatnya, alur Sungai Metro berubah dan menghantam tebing bantaran sungai di sisi sekitarnya.
tebing longsor akibat alur sungai terganggu sampah yg tersangkut di kaki jembatan.

Dampak dari gangguan alur sungai tersebut cukup signifikan. Tebing sungai dilaporkan mengalami longsor sepanjang kurang lebih 30 meter dengan ketinggian sekitar 7 meter. Longsoran ini berpotensi menimbulkan kerusakan lanjutan, baik terhadap ekosistem sungai maupun infrastruktur jembatan yang berada di atasnya.

Kondisi Sungai Metro ini menjadi peringatan serius bahwa permasalahan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memicu bencana lingkungan. Selain meningkatkan risiko longsor, penumpukan sampah di sungai berpotensi menyebabkan banjir saat debit air meningkat.
Gerakan sinergi dan kolaborasi menjaga kelestarian bumi 

Menanggapi situasi tersebut, Kaliku Lestari Nusantara mendorong adanya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian sungai. Upaya yang dilakukan tidak hanya berupa aksi bersih sungai, tetapi juga edukasi berkelanjutan kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan perlindungan bantaran sungai.

“Masalah sampah di sungai harus diselesaikan bersama. Tanpa kesadaran kolektif, kerusakan lingkungan akan terus berulang dan semakin meluas,” ujar perwakilan Kaliku Lestari Nusantara.
Sebanyak 500 bibit pohon disiapkan untuk konservasi di titik longsor. 

Kaliku menilai, pelestarian Sungai Metro membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, komunitas lingkungan, serta dukungan pemerintah daerah. Dengan kolaborasi yang kuat, sungai dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai sumber kehidupan dan penyangga ekosistem wilayah.

Melalui upaya bersama ini, Kaliku Lestari Nusantara berharap kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga sungai semakin meningkat, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

sampah Sungai Metro

longsor bantaran sungai Pakisaji

Sungai Metro Malang

jembatan Jatisari Genengan

dampak sampah di sungai

konservasi sungai Malang

Kaliku Lestari Nusantara
Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin