Kolaborasi Lintas Lembaga Jadi Kunci Mitigasi, Normalisasi Sungai Brantas Dilakukan di Kepanjen
KABUPATEN MALANG – Upaya mitigasi bencana melalui penataan sungai terus diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga. Hal ini terlihat dalam kegiatan normalisasi Sungai Brantas yang dilaksanakan di Jembatan Kedung Pedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, dengan melibatkan berbagai pihak strategis.
Dalam kegiatan tersebut, Kaliku Lestari Nusantara turut membersamai dan mengawal proses normalisasi sebagai bagian dari komitmen pengawasan partisipatif masyarakat sipil terhadap pengelolaan sungai. Proses normalisasi dilaksanakan bersama Perum Jasa Tirta I (PJT I), PU SDA Kabupaten Malang, PU SDA Provinsi Jawa Timur, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.
Normalisasi sungai ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi alur Sungai Brantas agar tetap optimal, sekaligus sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko banjir, sedimentasi berlebih, serta kerusakan infrastruktur di sekitar sungai.
Perwakilan Kaliku Lestari Nusantara menegaskan bahwa pengelolaan sungai tidak bisa dilakukan secara parsial. Sungai merupakan satu kesatuan ekosistem yang saling terhubung dari hulu hingga hilir, sehingga penanganannya membutuhkan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, pengelola sumber daya air, dan masyarakat.
“Mitigasi yang efektif hanya bisa terwujud melalui kolaborasi. Kegiatan normalisasi ini bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan Sungai Brantas sebagai sumber kehidupan,” ujar perwakilan Kaliku di lokasi kegiatan.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan fungsi Sungai Brantas dapat terus terjaga, risiko bencana dapat ditekan, serta kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga sungai semakin meningkat. Kaliku Lestari Nusantara juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan tidak membuang sampah ke sungai dan turut menjaga lingkungan sekitar aliran sungai.
Normalisasi Sungai Brantas di Kepanjen ini menjadi contoh bahwa sinergi antar lembaga dan komunitas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan sungai yang berkelanjutan dan berorientasi pada keselamatan lingkungan serta masyarakat.
0Komentar