Gpd0GpW7Tpd5GUC5GpGoGfG9Ti==

Headline:

SEKOLAH SUNGAI “HARMONY KALIKU” GELAR TASYAKURAN DAN DISKUSI EKOLOGI

SEKOLAH SUNGAI “HARMONY KALIKU” GELAR TASYAKURAN DAN DISKUSI EKOLOGI

Momentum Pengukuhan Pengurus Kaliku Chapter Pasuruan Raya

Pasuruan Raya — Sekolah Sungai Harmony Kaliku menggelar kegiatan tasyakuran yang dikemas dengan diskusi ekologi pada Sabtu (15/11). Acara ini menjadi ruang bertemunya ragam elemen—mulai dari praktisi lingkungan, akademisi, komunitas, hingga pelajar—dalam semangat memperkuat literasi ekologis dan gerakan pelestarian sungai.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan partisipatif ini diikuti oleh anggota Mapala UIN Maliki Malang (Tursina), siswi SMKN 1 Purwosari, serta jajaran pengurus Kaliku. Diskusi berlangsung dinamis dengan melibatkan tiga narasumber utama yang telah lama berkecimpung dalam isu lingkungan dan kebencanaan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Amik Purdinata, anggota Dewan Sumber Daya Air Nasional, yang menekankan pentingnya data, kolaborasi, serta pengelolaan sungai berbasis masyarakat. Ia menilai Sekolah Sungai Harmony Kaliku dapat menjadi simpul edukasi dan advokasi yang strategis bagi generasi muda dan komunitas lokal.

Narasumber berikutnya, Ir. Agus Karyadi, perintis dan pendiri Tagana, menggarisbawahi relevansi literasi mitigasi bencana dalam program sekolah sungai. Menurutnya, sungai bukan hanya sumber kehidupan, tetapi juga ruang risiko yang harus dipahami dan dikelola bersama.

Sementara itu, Sugeng Widodo, founder Kaliku, menegaskan bahwa Harmony Kaliku lahir sebagai wadah lintas sektor yang menggabungkan edukasi lingkungan, budaya, serta gerakan aksi nyata. “Gerakan sungai tidak boleh berhenti pada wacana. Ia harus hidup di masyarakat, dikerjakan bersama, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Pengukuhan Pengurus Kaliku Chapter Pasuruan Raya

Tasyakuran ini sekaligus menjadi momentum pengukuhan pengurus Kaliku Chapter Pasuruan Raya. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan program edukasi sungai, konservasi, serta penguatan kesadaran masyarakat dapat berjalan lebih terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Lanjut Dengan Bersih Sungai dan Tanam Pohon

Sebagai tindak lanjut, rangkaian kegiatan akan diteruskan dengan giat bersih sungai dan tanam pohon pada Minggu, 16 November 2025. Aksi ini terbuka bagi para relawan dan komunitas, menjadi bentuk nyata komitmen Kaliku untuk menjaga ekosistem sungai di wilayah Pasuruan Raya.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, Sekolah Sungai Harmony Kaliku kembali menegaskan perannya sebagai ruang belajar, ruang aksi, sekaligus ruang pemersatu bagi semua pihak yang peduli pada keberlanjutan manusia dan alam.

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin