Malang — Memasuki usia tiga dekade, Mapala Tursina UIN Maliki Malang merayakan ulang tahun ke-30 dengan cara yang penuh makna dan bernuansa ekologis. Perayaan ini digelar di Sekolah Sungai Harmony Kaliku, Sabtu–Minggu (15–16/11), sebuah ruang edukasi lingkungan yang berada di bawah naungan Kaliku Lestari Nusantara.
Sebanyak 20 personel Mapala Tursina hadir sejak Sabtu (15/11) dengan membawa 100 bibit pohon yang dipersiapkan khusus untuk ditanam di kawasan sekolah sungai. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Sugeng Widodo atau Om Gun, Ketua Umum Kaliku Lestari Nusantara sekaligus pengelola Sekolah Sungai Harmony Kaliku.
Om Gun menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Harmony Kaliku sebagai lokasi peringatan. Menurutnya, bentuk perayaan seperti ini mencerminkan karakter Mapala Tursina sebagai kelompok pecinta alam yang tidak hanya merayakan usia organisasi, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi lingkungan.
“Kami menyambut baik dan merasa terhormat. Bibit yang teman-teman bawa adalah investasi lingkungan bagi masa depan. Ini contoh perayaan ulang tahun yang penuh nilai keberlanjutan,” ujar Om Gun.
Kegiatan inti berupa penanaman 100 bibit pohon dilaksanakan pada Minggu pagi (16/11). Bibit ditanam di sepanjang bantaran sungai di kawasan Sekolah Sungai Harmony Kaliku. Aksi ini menjadi simbol kecintaan Mapala Tursina terhadap alam semesta sekaligus komitmen mereka dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai.
Dengan kegiatan ini, ulang tahun ke-30 Mapala Tursina UIN Maliki Malang tidak hanya menjadi momen refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi lingkungan. Harmoni antara manusia dan alam kembali ditegaskan—sejalan dengan semangat Sekolah Sungai Harmony Kaliku sebagai ruang edukasi dan konservasi.
0Komentar