Kunjungan yang berlangsung di sekretariat Kaliku tersebut menjadi bagian dari tahapan verifikasi lapangan atas berbagai program konservasi yang telah dijalankan organisasi selama beberapa tahun terakhir. Tim penilai melakukan pengecekan langsung terhadap dokumen kegiatan serta melihat konsistensi gerakan yang telah dilakukan.
Berbagai dokumen menjadi acuan utama dalam proses penilaian, mulai dari laporan kegiatan bersih sungai, penanaman pohon, pembibitan, hingga program edukasi lingkungan yang melibatkan masyarakat. Seluruh arsip tersebut disusun secara sistematis sebagai bukti nyata komitmen organisasi dalam menjaga kelestarian alam.
Perwakilan CDK Malang menyampaikan bahwa aspek administrasi dan keberlanjutan program menjadi indikator penting dalam penilaian Wana Lestari. Tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga dampak nyata di lapangan serta keterlibatan masyarakat.
Sementara itu, pengurus Kaliku Lestari Nusantara menegaskan bahwa keikutsertaan dalam ajang ini bukan semata untuk meraih penghargaan, melainkan sebagai bentuk evaluasi dan penguatan gerakan konservasi yang telah berjalan. “Dokumen yang kami sajikan adalah rekam jejak perjuangan bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Melalui proses penilaian ini, diharapkan gerakan yang telah dilakukan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain dalam upaya pelestarian lingkungan. Selain itu, momentum ini juga menjadi penguat komitmen untuk terus menjaga konsistensi dalam merawat alam secara berkelanjutan.
0Komentar